Bro semua...
Saya termasuk masih awam dalam hal pengetahuan roda dua dunia. Tahunya Honda Supra mulu...hehehe. Jebul di luaran sana ada legenda adventure dari sang raksasa Jepang, Honda. Terkenal dengan nama Africa Twin... Hehehe Kembar Afrika... Maksude opoooo. Nanti dibahas di artikel terpisah saja yah.
Ternyata rumor kedatangan versi barunya Africa Twin ini sudah lama, man. Penasaran jadulnya Africa Twin? Nih bisa dikira-kira buatan tahun berapa itu..
Yap.. dibuat di rentang tahun 1989 hingga 2003 Africa Twin dulunya bukan keluarga CRF melainkan dia memiliki nama XRF750. Memiliki bodi bongsor dengan ground clearance tinggi khas motor petualang.
Kembalil ke yang versi baru. CRF1000L dibenamkan di sasis cast aluminium twin spar yang merupakan mesin yang sama sekali baru untuk Africa Twin. Dengan kapasitas bersih 998 cc dua silinder segaris sang africa Twin dilengkapi teknologi transmisi baru, man. Honda menamakannya Dual Clutch Transmission (DCT) yang mana memungkinkan pengendara bisa memilih transmisi manual atau otomatis. Oya? Hambuh..
menurut mereka sih saat mode otomatisnya on, ada komputer pintar yang tetap mengatur optimalisasi torsi saat menanjak dan engine brake saat menurun untuk membantu pengereman meski sudah ABS.
Seperti sobat ketahui engine brake diperlukan banget untuk jalan menurun agar motor mudah dikendalikan dengan feel manusia. Hehehee.
Rem ABS nya sendiri juga disematkan fitur switchable. Artinya bisa dinonaktifkan terutama utntuk yang roda belakang. Gunanya mungkin untuk manuver-manuver tertentu (ngepot) saat beraksi di lintasan off road yang kadang memang dibutuhkan untuk mengendalikan arah kuda besi saat dalam kecepatan tinggi di tikungan...srooook!!
Sobat bisa tengok ini desain Africa Twin yang baru. Bodi nampak lebih ramping dan memiliki shroud yang Honda banget. Mirip-mirip tebeng CBR. Di motorcyclenews.com disebut desain CRF100L ini agar memungkinkan sang rider untuk berpetualang di lintasan offroad sekaligus berdamai di lintasan aspal. Di sisi lain desain seperti ini juga tidak menyulitkan untuk yang pengen menggunakan sang petualang untuk motor harian. Komplet.
Saingan Honda CRF100L Africa Twin ada KTM 1190 Adventure R dan BMW R1200GS Adventure. Meski sebenarnya kalau disandingkan secara head-to-head tidak terlalu sepadan. Namun hal lain seperti kemudahan yang diberika Honda dengan Dual Clutch Transmissionnya bisa jadi daya tarik tersendiri untuk pemula. Tertarik?
Semoga berguna....
sumber: motorcyclenews.com dan kompas.com
Tampilkan postingan dengan label Offroad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Offroad. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Juli 2015
Minggu, 05 Agustus 2012
Kawasaki KLX 200?
Wah, di beberapa blog ada kabar KMI akan menelurkan KLX berisi 200 cc. Ini mungkin untuk menjawab tantangan dari biker KLX 150 S yang sedikit mengeluhkan ukuran yang katanya pas untuk orang Indonesia namun kenyataannya banyak yang suka mengganti ring roda dengan yang lebih tinggi. Selain itu ada keluhan pula tenaga dan beberapa komponen mesin KLX 150 S kurang tahan lama untuk berpetualang ekstrim. Bagian kopling paling seriing dikeluhkan.
Jika benar ini memang sangat realistis mengingat KLX 250 maupu D-Tracker 250 harganya selangit di atas 30 juta. Ini seperti langkah Honda yang katanya akan mengeluarkan motor 150 cc bermesin CBR 15 R dan rangka tubular yang mengambil segmen harga di antara Mega Pro dan Tiger. Harapan biker akan dituruti di KLX 200 ini. Dengan mesin sedikit lebih besar, ada kemungkinan motor ini pakai ring 18" di roda belakang dan 21" di depan. Dengan begitu jarak tanah ke jok pun meningkat. Entah akan diambilkan dari mesin motor apa ini KLX 200. Mengingat di Kawasaki pusat sana adanya 140 cc (dipakai KLX 150 S) dan di atasnya ada 250 cc. Mungkin ini benarr-benar varian baru hanya saja brother semua tak akan mengetahuinya dari website manapun karena bisa jadi Indonesia sekali lagi ditunjuk sebagai yang pertama untuk perilisnya seperti Ninja 250 kemarin.
Pantas ditunggu.
Jika benar ini memang sangat realistis mengingat KLX 250 maupu D-Tracker 250 harganya selangit di atas 30 juta. Ini seperti langkah Honda yang katanya akan mengeluarkan motor 150 cc bermesin CBR 15 R dan rangka tubular yang mengambil segmen harga di antara Mega Pro dan Tiger. Harapan biker akan dituruti di KLX 200 ini. Dengan mesin sedikit lebih besar, ada kemungkinan motor ini pakai ring 18" di roda belakang dan 21" di depan. Dengan begitu jarak tanah ke jok pun meningkat. Entah akan diambilkan dari mesin motor apa ini KLX 200. Mengingat di Kawasaki pusat sana adanya 140 cc (dipakai KLX 150 S) dan di atasnya ada 250 cc. Mungkin ini benarr-benar varian baru hanya saja brother semua tak akan mengetahuinya dari website manapun karena bisa jadi Indonesia sekali lagi ditunjuk sebagai yang pertama untuk perilisnya seperti Ninja 250 kemarin.
Pantas ditunggu.
Senin, 26 Desember 2011
KTM Freeride E
Another KTM Freeride is E. Raised from a concept now ready to be released this year. Freeride E has more similar design to Freeride 350. First showed at Tokyo Motor Show 2010, Freeride E brought spirit of first zero emission motorcycle.
The world's leading offroad motorcycle manufacturer had developed a fully electric driven motorcycle which has silent noise. The E provide easy remove lithium-ion battery pack with 300 V rated voltage. Maximum power we can get as it's claimed in http://www.ktm.com/freeride is 22 kW (30 hp)
KTM will be release two kinds of E. Offroad and Street. For mud and rock terrain edition, KTM Freeride E is more likely as Freeride 350 whether its very different to the street edition.You will never see a long fork as it seems in 350. E Street is like a freeride bicycle. Even with a strong battery, Freeride E is lighter than 350 with 95 kg weight. Wuing wuing wuing....
FREERIDE E: GETTIN' HIGH ON VOLTAGE.
ENGINE
| Electric motor | Permanent magnet synchronous motor in a disc armature design |
|---|---|
| Rated output | 7.5 kW (10.1 hp) |
| Max. power | 22 kW (30 hp) |
| Traction battery | Lithium-ion (easily removed) |
| Rated voltage | 300 V |
| Charging time | 1.5 h |
CHASSIS
| Frame | Perimeter steel-aluminium composite frame |
|---|---|
| Subframe | High-strength polymide / ABS plastic |
| Shock absorber | WP Suspension PDS shock |
| Suspension travel front | 250 mm |
| Suspension travel rear | 260 mm |
| Chain | 5/8 x 1/4" |
| Steering head angle | 67° |
| Wheelbase | 1,418±10 mm |
| Ground clearance (unloaded) | 340 mm |
| Seat height (unloaded) | 910 mm |
| Weight without fuel approx. | 95 kg |
Langganan:
Postingan (Atom)


