Minggu, 06 Februari 2011

Pilih Knalpot untuk Kawasaki Ninja 250R - R9

Salah satu cara untuk mendongkrak tenaga Kawasaki Ninja 250R adalah dengan mengganti knalpot standarnya dengan produk aftermarket atau biasa disebut knalpot racing. Untuk Ninja jenis ini memang sedang booming dan terdapat banyak sekali pilihan di pasaran. Motor Plus sebagai salah satu tabloid sepeda motor terbesar di tanah air juga berpendapat sama, seperti yang ditulis pada edisi 623/XI Februari 2011 halaman 11.

Knalpot Ninja variasi selain berfungsi mempercantik tongkrongan juga dapat meningkatkan performa. Salah satu merk yang terkenal, R9 memiliki banyak tipe, mulai dari yang berharga Rp 2,2 - 5,5 juta. Menurut sumber Motor Plus, Jerry (panggilan akrab Sjafrie Ganie, juragan R9), "Power yang dihasilkan mencapai 1,6-3,8 dk,".

Jerry yang sebentar lagi meluncurkan knalpot full titanium mengatakan saat ini beredar 6 pilihan knalpot yang terbuat dari bahan stainless steel. "Tipe Mugello Rp. 2,4 juta, New Mugello Rp. 4,2 juta, Blue Monza Rp.3,2 juta, Mugello NG Rp 3,2 juta, Motegi Rp 2,6 juta dan New Monza Rp 4,6 juta." jelas Jerry yang produknya sudah mulai laris manis ini.

Jumat, 14 Januari 2011

Honda Revo AT



Honda meluncurkan salah satu motor yang paling canggih saat ini sekaligus praktis dan nyaman. Motor yang digadang-gadang akan menjadi tren baru di dunia sepeda motor tanah air. Honda menamakannya Honda Revo AT.

Dari namanya bisa kita lihat ini bukan Honda Revo biasa. Dari nama belakangnya bisa ditebak kalau motor ini bertransmisi otomatis layaknya Honda Vario ata Honda Beat yang lebih dulu muncul. Tetapi apa bedanya?

Honda Revo AT dipasangi teknologi yang oleh Honda dinamai Continuous Variable Automatic (CV-matic) yang merupakan pertama kalinya diterapkan di Indonesia. Honda Revo AT diperkuat mesin 4-tak berkapasitas 110 cc berteknologi EFT (Efficient & Low Friction Technology). EFT bertugas untuk meminimalkan gesekan antar komponen di dalam mesin sehingga akan lebih awet selain tentunya dengan perawatan yang sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Honda.

Mesin Revo AT yang juga menjadi unggulan adalah pengabut bahan bakar dengan sistem injeksi generasi ketiga dengan penambahan sensor O2 dan catalytic converter. Dengan ini mesin akan lebih optimal bekerja dan tahan lama, bahan bakar lebih hemat dan emisi gas buang yang rendah serta memenuhi standar Euro2.

Motor terbaru PT. AHM ini memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki motor lain, yaitu sistem pendinginan ganda. Yang pertama adalah pendinginan udada untuk CVT yang diposisikan di atas sehingga aman dari genangan air jika harus menerjang banjir.

Johannes Loman, Executive Vice President Director PT AHM mengatakan, Honda Revo AT ini mengedepankan konsep berkendara bebek dengan tuas rem kanan untuk rem depan sedangkan untuk rem belakang tetap mengadopsi sistem bebek yang menempatkan tuas rem belakangnya di kaki kanan. Secara kepraktisan bisa dibilang motor ini kurang. Jika Johannes Loman beralasan ini menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat yang telah lama mengendarai bebek dirasa kurang tepat. Karena riwayat motor matik (skubek) di Indonesia sudah cukup lama dan penjualannya sangat booming sehingga masyarakat pun sudah terbiasa dengan rem belakang di tangan kiri, ada baiknya Honda merevisi posisi tuas tersebut.


Fitur lain yang bisa diandalkan dari bebek matik ini antara lain sudah diterapkan di motor matik Honda lain, yaitu side stand switch yang memungkinkan mesin akan mati secara otomatis jika standar samping berfungsi atau dibuka. Selain itu juga dilengkapi brake lock yang terletak di sebelah kiri bawah dekat tangan pengemudi sebelah kiri sehingga mempermudah jangkauan. Fungsinya ialah seperti rem tangan pada kendaraan roda empat.

Pembaruan fitur lain juga rupanya diupayakan oleh Honda sebagai salah satu produsen terbesar di Indonesia denga menerapkan glow in the dark untuk kunci kontaknya. Triknya yaitu dengan menambahkan bahan fosfor di seputaran lubang kunci. Sedangkan untuk bagasi, Honda melengkapinya dengan kapasitas 6 liter di bawah jok.

Secara umum Honda Revo AT ini merupakan sebuah terobosan baru untuk pasar sepeda motor di Indonesia. Hanya saja secara desain, penempatan tuas rem belakang di kaki kanan pengendara terasa tanggung dan kurang seimbang jika dilihat tampak depan meski keseluruhan bodi Revo otomatis ini terlihat futuristis.


Minggu, 07 November 2010

Honda CBR 250 R

Honda sepertinya sadar ada salah satu bagian kue yang hanya dimakan oleh beberapa pabrikan lain untuk sepeda motor premium 250 cc. Kawasaki sudah memakan ceruk itu selama hampir 3 tahun dengan Ninja 250, KLX 250 dan D-Tracker 250. Ditambah pula serangan dari Megelli dengan tiga senjata 250 cc-nya. Lebih lama lagi ada Suzuki Thunder 250 yang muncul sekitar tahun 2000-an. Namun sayang, penjualannya kurang sukses. Juga ada beberapa motor non Jepang lain yang bermain di 250 cc.

Penulis sudah mengendus sejak sebulan yang lalu tentang kehadiran motor bersilinder tunggal ini. Tetapi kabar baik selanjutnya belum terdengar lagi sejak tabloid Motor Plus membuatnya jadi cover di edisi 610/XI yang terbit 3-9 November 2010. Memang motor yang oleh penulis di Motor Plus itu dibilang karakter mesinnya mirip motor SE yang mempunyai spek diameter x stroke 76 mm x 55 mm. Tipikalnya mirip Honda CRF250 yang berjenis motocross, putaran mesin cepat naik.

Motor Plus menulis bahwa tenaga puncak CBR 250 adalah 19,42 kW (26 HP) pada 8.500 rpm dengan torsi maksimal 22,9 Nm pada 7.000 rpm. Sebgai perbandingan, Ninja memiliki power 31,4 HP pada 11.000 rpm.

Dikabarkan CBR 250 R sudah dilincurkan di Thailand, tepatnya di Gedung Centara Grand Hotel, Rangkok, Rabu (27/10) lalu dan sudah resmi diperkenalkan di seluruh dunia. Petinggi Astra Honda Motor (AHM) mengatakan motor Honda terbaru ini sudah bisa dilihat di Jakarta Motorcycle Show (JMS) 2010 (3-7/11) di Jakarta Convention Center. Secara khusus, Johannes Loman sebagai Executive Vice President AHM mengatakan Honda CBR 250 R ini kemungkinan akan diluncurkan di Indonesia pada semester pertama 2011. Tentu saja spesifikasinya akan disesuaikan dengan pasar di Indonesia.

Yang dimaksud spesifikasi ini mungkin antara versi C-ABS (Combined Anti-lock Brake System) atau non C-ABS. Karena CBR ini disiapkan dalam dua jenis sistem pengereman itu. Di Thailand no C-ABS dipatok harga 100 ribu Bath atau Rp 30 jutaan, sedangkan yang C-ABS sekitar 120 ribu Bath atau sekitar Rp 36 jutaan.

Honda CBR 25 R ini mirip sekali denga Honda VFR 1200 R yang telah lama diluncurkan di dunia. dengan desain lampu Honda generasi terbaru yang hanya satu namun besar, berbeda dengan generasi sebelumnya yang dibuat dengan model terpisah. Tentu ini semua menyesuaikan tren yang sedang diminati oleh konsumen. Dilihat dari posisi setangnya, CBR ini memang disiapkan untuk harian, dengan setang jepit yang tidak terlalu rendah diharapkan konsumen tidak mengalami pegal jika dipakai untuk perjalanan jauh.

Desain keseluruhan seperti motor sport dunia lainnya. Yakni mengikuti paham buntut runcing namun besar di depan. Jika dilihat dari samping akan tampak sekali Honda CBR 250 R ini seksi dengan buntut yang runcing namun masih ada tempat untuk pembonceng yang tidak terlalu tinggi.

Di kelas 250 cc dia akan bertarung keras dengan Kawasaki Ninja 250 R yang telah lama beredar di Indonesia dan sudah memiliki penggemar dan klub yang cukup banyak. Akan tetapi, AHM tidak akan tinggal diam dengan senjata barunya ini. Dengan image Honda yang irit dan tangguh serta sudah diklaim sejak dahulu kala memiliki nilai jual kembali yang bagus maka penulis yakin Honda CBR 250 R akan bisa melampaui Ninja 25 R.

Berikut spesifikasi lengkapnya.

Mesin:
Tipe: 4 langkah, silinder tunggal DOHC 4 katup
Kapasitas: 249,4 cc
Diameter x langkah: 76mm x 55mm
Pengapian: Computer-controlled digital transistorized with electronic advance
Transmisi: 6-speed

Suspensi:
Depan: 37mm fork
Belakang: Pro-Link monoshock dengan 5 posisi pengaturan pra beban


Rem:
Depan: Cakram tunggal 296mm
Belakang: Cakram tunggal 220mm (ABS Optional)

Ban:
Depan: 110/70-17 radial
Belakang: 140/70-17 radial

Dimensi:
Jarak sumbu roda: 1.369 mm
Rake (Caster Angle): 25.0°
Trail: 95mm
Tinggi jok: 784,8 mm
Kapasitas tangki: 12,87 liter
Colors: Metallic Black, Red/Silver
Bobot kosong: 162,84 kg (standar)

oleh: tigor
dari berbagai sumber