Rabu, 03 Agustus 2011

Majalah ridebike Indonesia

Sejak awal 2011 saya mulai lagi gandrung ke sepeda. Jika dulu impian saya selalu ke hal yang berbau sepeda motor kini bertambah dengan sepeda yang notabene sama-sama roda dua. Iseng-iseng jalan di Gramedia Pandanaran Semarang, saya lihat satu majalah keluaran grup KG (Kompas Gramedia), ridebike versi Indonesia. Kalau tidak salah ini majalah satu-satunya berbahasa Indonesia di toko buku itu. Saya coba membeli majalah edisi ke 11 itu yang waktu itu fokus membahas 10 track wajib coba di daerah Jawa, Sumatera dan Nusa Tenggara.

Melihat gaya tampilan majalah ini saya langsung bisa menebak isinya kebanyakan membahas tentang MTB (mountain bike). Pun setelah sekilas membuka beberapa halaman di dalamnya 75% mungkin tentang MTB baik itu tentang DH (downhill), XC (cross country), FR (freeride), AM (all mountain), DJ (dirt jump) ataupun trail. Ada sedikit artikel atau tepatnya berita sebuah agenda kejuaraan BMX race. Beberapa halaman diisi artikel sepeda fixie yang sedang hits. Untuk sepeda balap road race diwakili di iklan BBB (perkakas dan aksesoris sepeda) dan produk sepeda Richardsachs serta berita tentang event Bank Kalbar Bike Race 2011 di Kabupaten Landak Kalimantan Barat.

Melihat lay out di tiap halamannya memang sangat asik dan begitu mudah menangkap mata pembaca. Sungguh sangat menunjukkan bahwa majalah ini layap di dalam grup KG. Edisi yang saya beli adalah edisi Juni-Juli 2011 yang selain membahas 10 track juga ada kolom test ride tiga sepeda kelas menengah, yaitu Marin B-17, (WIM Cycle) Thrill Agent DJ 3.0 dan Polygon  Cozmic DX 1.0.

Marin B-17, menurut ridebike paling siap diajak melompat

Thrill Agent DJ 3.0, aslinya untuk dirt jump atau street tetapi oke juga untuk all mountain
Polygon Cozmix DX 1.0 2011, paling ramah di kantong di antara ketiganya, fork-nya tidak direkomendasikan untuk DJ
Yang sedikit bikin minder para pemula bersepeda adalah barang-barang yang ditampilkan di majalah itu tampak sangatlah mahal dan bukan tak mungkin justru mengkerutkan dahi pembaca barunya. Seperti di kolom daftaa harga, kebanyakan berharga selangit untuk ukuran pemula menengah ke bawah, barang yang ditampilkan harganya juga mayoritas untuk MTB. Tetapi paling tidak banyak referensi yang sangat berharga yang disajikan majalah seharga Rp. 27.000,- ini.

Saat ini saya sedang menunggu keluarnya ridebike edisi Agustus-September karena salah satu yang menarik minat saya adalah bonusnya. Jika di edisi kemarin dapat bike tag kira-kira bonus apa yang diberikan ridebike Indonesia di edisi mendatang?

(sumber majalah RIDEBIKE INDONESIA edisi Juni-Juli 2011)

Selasa, 02 Agustus 2011

New Honda Blade dan New Yamaha Jupiter Z

Minggu ini PT AHM sebagai ATPM sepeda motor Honda merilis Honda Blade terbaru. Di milis, website Honda, ataupun website otomotif lainnya banyak yang berdebat tentang desain motor ini. Pertama karena desain batok lampu di stang sekilas sangat mirip dengan pesaingnya terdahulu, Yamaha New Jupiter Z. Sama-sama mengusung dual light, Blade memiliki desain yang lebih runcing hingga tampak seperti paruh dari samping tetapi sekali lagi sangat mirip Jupiter Z jika dilihat dari depan. Ada satu komentar yang menyebut, Jupiter Z tidak begitu ramai di pasaran karena bentuknya yang seperti alien, justru malah dicontek oleh kompetitornya. Mungkin ada benarnya, di beberapa diskusi saya juga banyak yang sepakat mengenai hal itu.

Perhatian kedua saya ada di sektor dada tempat lampu sein dan plat nomor. Dilihat dari samping atau depan semua sepakat Blade sebelas dua belas dengan Honda Vario Techno. Dari dada atas sampai sayap, semua sangat mirip. Lampu sein sangat panjang dari ujung depan hingga belakang dengan aksen kuning sesuai peruntukan fungsi lampu sein. Jika Jupiter Z dadanya justru lebih mirip mona-mona yang sempat beredar di tanah air, Blade ini tampak lebih sporty dan anggun. Kemiripan Blade dengan Vario Techno berlanjut hingga fender atau spatbor depan dan buntut termasuk beberapa pilihan warnanya.

Dari sisi mesin mungking belum saatnya dibahas karena belum sempat mencoba. Tetapi melihat desain knalpotnya, banyak setuju kalau ini knalpot yang berdesain sangat bagus. Menurut saya justru sangat jelek dan tidak serasi dengan desain bodi keseluruhan. Mungkin satu-satunya kesamaan konyolnya desain Blade dan Jupiter Z terbaru ini ada di desain knalpot yang seperti lelucon.



Minggu, 15 Mei 2011

velospace.org Tempat Pecinta Sepeda Berbagi

Bagi sebagian pembangun sepeda inspirasi merupakan salah satu hal pokok. Untuk assembly sepeda perlu dilakukan dengan cermat agar dana yang kita persiapkan tidak salah arah apalagi untuk pemula yang baru mulai suka dengan sepeda. Sepeda yang sudah menjadi gaya hidup, bisa menunjukkan identitas sang pemakai.

Di dunia maya ada satu website yang sangat bebas menunjukkan gambar-gambar sepeda milik member web tersebut. Di velospace.org gambar tidak dikunci sehingga kita bisa mengunduh gambar tanpa harus membayar, sehiingga bisa kita simpan untuk kemudian menjadi salah satu panduan dalam merakit sepeda.

Di velospace.org sesuai namanya kebanyakan sepeda yang menjadi anggota adalah sepeda jalanan seperti road race, track, fixed gear meski beberapa diantaranya sepeda gunung juga ikut nampang.

Salah satu tampilan di velospace.org